Membaca sejarah dari buku ke buku, seakan menyusuri waktu dari cerita seseorang dengan cerita yang dialami sendiri atau orang (sumber) lainnya lagi. Sungguh seperti menyusun sebuah teka teki yang terpecah dan kembali disatukan oleh beberapa sumber yang sama apa yang diceritakan. Kali ini saya bergeser ke barat, pulau tetangga dari Jawa. Merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia dan juga dunia, Sumatra . Pulau yang menjulur dari barat daya ke selatan (tenggara), dikenal sebagai pulau emas dengan berbagai kekayaan alam dan sejarahnya. Seminggu sudah membaca biografi Franz Wilhelm Junghuhn , kini dikuatkan kembali pada surat-surat atau laporan dari berbagai sumber tentang Sumatra kala itu. Dan inilah pengungkapan sejarah dari berbagai sumber dan apa yang mereka tulis satu sama lain hampir sama. Seperti Junghuhn tulis tentang keadaan suku Batak kala itu dan oleh laporan dari beberapa orang seperti misionaris Ginsberg hampir sama. Nama Junghuhn sendiri disebut sekali sa...