Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Hujan Pagi

Tetanggaku yang Cantik - Rabindranath Tagore

Sebelumnya saya sudah pernah mengulas karya besar dari sastrawan besar India ini, sila dibaca karya Rabindranath Tagore di sini. Lagi-lagi saya terpesona akan karya-karya beliau, walaupun dikatagorikan sastra baheula India saya tetap menikmatinya. Semesta memang membawa ke suatu "lemparan" yang pas sehingga apa yang diniatkan atau di-inginkan maka "lemparan" semesta akan menjawabnya entah pada detik dan tahun berapa, begitu pula pada lokasinya. Kali ini saya menemukan karya beliau pada Perpustakaan Daerah Kabupaten Ciamis.
Buku ini tergolong buku kecil hanya beberapa halaman saja, biasanya hanya butuh 10-15 menit untuk membacanya. Buku terbitan dari Penerbit Nuansa ini mempunyai berbagai judul dalam seri Kumpulan Cerita Pendek Klasik, termasuk karya dari rabidrat Tagore ini. Saat itu Saya sendiri melihat karya-karya dari Leo Lostoy, William Shakespeare, Honore de Balzac, Jhon Galsworthy, Fyodor Dostoevsky, dan Rudyard Kipling. Kelas saja cerita pendek hanya berisi…

Kisah Pengabdian Burung Walet Oleh Anggun Cipta Sasmi

Terkejut! Sebuah buku lecek nan lepek tersusun di deretan rak sastra di ruang baca Perpustakaan Daerah Kabupaten Ciamis. Buku-buku lepek itu lumayan banyak dan masih dipertahankan sebagai harta peninggalan yang berharga. Saya pikir buku-buku tersebut haruslah dipertahankan, bila perlu dijadikan koleksi antik dari perpustakaan ini. Banyak orang yang ingin mengoleksi buku-buku tua yang lepek, para kurator ini biasanya tidak masuk nalar untuk menghargai sebuah buku lama dalam lembaran-lembaran rupiah. Bisa saja satu buku lepek itu berharga jutaan atau ratusan juta rupiah.

Pada umumnya koleksi buku lama dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Ciamis diproduksi oleh Penerbit Balai Pustaka, Grasindo dan yang lainnya. Buku lama yang disimpan berupa buku sastra klasik karya sastrawan dahulu seperti Marah Rusli, Agatha Kristi, Hamka, Ahmad Tohari dan Anggun Cipta Sasmi. Buku "karangan" Anggun ini masuk katagori bacaan anak-anak sampai remaja. Buku ini kemungkinan dulunya tidak dijual beb…

Calendar 2020 By KBS World Radio

The theme of KBS 2020 Calendar is Korea's Traditional Beauty. It bring traditional beauty for introducing to all people around the world. Through the 2020 calendar, KBS World Radio intends to show Korea's style and beauty to listener around the world by introducing ornaments from the Jeseon period which provide a glimpse of Korean traditional beauty

Ornaments from the Jeseon Dynasty were crafted with unique craftsmanship that showcased beauty and artistry. Ornaments such as binyeo, bojagi and norigae for women as well as geumgwan and hapjukseon for men were used for national rituals and special event and considered to be symbols of status and power.

Embroidered Sachet belonging to Yi Un, Crown Prince Uimin. A sachet was used to carry things and utilized by both men and women. The royal family had sachet filled with aromatic ingredients. This sachet made of silk, gold and silver string, glass Jade and is 7,6 cm in height and 2,2 cm in width.


Samjak Norigae (Tassel), norigae is…

Sumbadra Larung Oleh Sunardi D.M

Merupakan cerita wayang dari kisah Mahabharata, episode ini merupakan penggalan kecil dari Mahabharata tentang sebuah percintaan. Kisah ini bisa membuat pembaca terbawa nuansa, seperti yang disebut oleh sang penulis, pada umumnya para kaum ibu merasa tersayat hatinya saat membaca episode Mahabharata ini.
Saya mendapatkan buku kolot ini dari "kotak sepuluh ribu" di lapak buku murah di Blok M Jakarta. Harga cuma Rp 10.000 saja, padahal biasanya buku asli terbitan lama harganya cukup mahal sekitar 30.000 sampai harga yang susah dijelaskan nilai rupiahnya. Rasanya dapat handphone apple terbaru di pinggir jalan, yeeee!. Berhubung saya beli empat buku sekaligus, jadi harga 'rontok' sampai pas di saku. 
Pada awal baca seperti biasa untuk memahami wayang, otakku memang cukup keras untuk melebur pada buku atau cerita wayang. Terlebih bahasa yang digunakan terlalu kolot, jadi perlu pemahaman yang cukup dalam. Bukan hanya bahasa, soal silsilah, nama tokoh dan tempat juga membi…

Secangkir Kopi Instan Vietnam: G7 CA PHE THU THIET

Pulang dari kantor perwakilan VOV di Jakarta saya mendapatkan beberapa oleh-oleh istimewa dari Vietnam, salah satunya kopi instan asal Vietnam. Jenama kopi instan itu adalah G7 CA PHE THU THIET, milik perusahaan besar kopi Vietnam. Perusahaan kopi ini menyediakan berbagai produk kopi instan yang didagangkan ke beberapa negara dunia.

G7 CA PHE THU THIET mempunyai beberapa jenis diantaranya: G7 2in1, G7 3in1, Pure Black, Cappuccino, Strong X2, Passiona dan White Coffee. Di Indonesia sendiri kopi Vietnam G7 3in1 masih dijual secara online melalui Shopie.Id, Bukalapak dan yang lainnya. Setiap toko online membandrol harga yang bermacam macam, berkisar dari Rp 70.000 sampai 150.000. 
Cara Penyeduhan Cara penyeduhan seperti pada umumnya kopi instan lainnya dengan air panas baik 80°C atau 100°C atau bisa menggunakan air es sebagai hidangan kopi dingin. Siapkan cangkir kopi, sobek bagian atas kemasan, masukkan kopi, tuang air panas atau dingin ke cangkir dan aduk sampai rata.
Penilaian Rasa Sek…

"Pulang" Membaca Karangan Tere Liye

Inilah pertama kali saya membaca karya penulis dengan ragam kontroversial yang dibuatnya pada zaman modern ini. Tentu saja suara dari luar sangat kuat sehingga untuk membaca karyanya sedikit sungkan, apalagi membeli karyanya di toko buku. Sungkan...sungkan dan sungkan, ya angin dari luar begitu kuat walaupun kita tidak tahu sebenarnya sang penulis dan tidak tahu pesan-pesan apa yang disisipkan dalam buku karyanya.

Bisa jadi ini adalah suatu anugrah yang cukup dibilang ambigu, saya yang terbawa angin kebencian pada penulis tersebut menemukan sebuah buku karangannya di kontrakan sepupuku. Anda sekalian tahulah betapa cintanya aku pada membaca, jadi apapun aku baca. Nah sekarang giliran karya milik Tere Liye yang dikenal cukup kontroversial, sejatinya agak malas untuk membacanya, eh ada seberkas sinar yang mendorong untuk membaca buku karyanya. Berhubung buku sudah dibaca sepupu akhirnya saya pinjam bukunya dengan masa kembali yang tidak ditentukan, maklum saja kami berbeda kota.
Menuru…

Edisi Radio: Mengulang Ulasan Semua Untuk Hindia

Ulasan buku ini pernah disiarkan di acara Baca Buku Radio Taiwan Internasional (RTI) Seksi Bahasa Indonesia sepanjang bulan September dan Oktober 2019.
Pada bulan Kemerdekaan Indonesia ini masyarakat Indonesia seakan masuk ke kubangan waktu lampau dimana para pahlawan menumpahkan darahnya untuk sesuatu yang disebut 'kemerdekaan', baik dalam hal kemerdekaan untuk (freedom for) dan juga kemerdekaan dari (freedom from). Pertunjukan-pertunjukan di berbagai wilayah Indonesia dengan berbagai identitas keindonesiaan-nya maupun pengambaran keheroikan pahlawan pada masa itu, tak ketinggalan juga serdadu Belanda sebagai gambaran kebiadaban.
Bangsa Belanda  menjajah Indonesia baik dalam bentuk perusahaan (VOC) atau dalam bentuk Pemerintahan Kerajaan Belanda (East Indische) menyisakan jutaan cerita baik untuk masyarakat Nusantara, maupun masyarakat Belanda sendiri. Semua mempunyai alur dan pandangan masing-masing dalam sebuah cerita sejarah yang pernah dialami. Namun kita tahu bahwa sedik…

Mengenal Filsafat dengan Dunia Shopie

Artikel ini pernah disiarkan di acara Baca Buku Radio Taiwan Internasional (RTI) Seksi Bahasa Indonesia pada tanggal 13 atau 20 November 2019.
Merupakan karya besar yang dialih bahasa dalam puluhan bahasa di dunia. Dunia Shopie judul dalam bahasa Indonesia-nya judul asli Sofies Verden dalam bahasa Norwegia, buku ini masuk dalam katagori buku penjualan terbaik, sebenarnya apa sih yang membuat buku ini masuk katagori 'penjualan terbaik'? Mari simak selalu Baca Buku di Radio Taiwan Internasional. 
Karya besar ini ditulis dalam 518 halaman dibagi dalam beberapa judul, di Indonesia sendiri pertama diterbitkan pada tahun 1996 oleh penerbit asal Bandung. Penerbit ini pula kembali menerbitkan buku tersebut dengan jilid buku yang lebih segar dilihat terutama untuk mata kaum milenial. Untuk sekarang buku ini dibanderol sekitar Rp 135.000. Novel ini bagiku mempunyai misi mulia terlebih untuk pembaca yang ingin belajar filsafat atau hanya sekedar ingin tahu apa itu filsafat. Pada umumnya …

QSL Card NHK Radio Japan: December 2019

Date of broadcast : 4-8; 13,14,17,18; 20-27 September 2019
Broadcast time : 18:15-19:00 Jakarta Time Frequency : 9625 Khz Transmitter power : 300 kW



Date of broadcast : 17-20; 22-24 October 2019 Broadcast time : 18:15-19:00 Jakarta Time Frequency : 9625 Khz Transmitter power : 300 kW



Mahakarya Lukisan dari Maestro Seniman Taiwan Li Mei-shu dalam Kalender RTI 2019

Desember, bulan terakhir dari jajaran dua belas bulan tahun masehi (Georgian System), pada bulan istimewa ini saya akan merangkum keindahan gambar dari kalender 2019 yang saya gunakan. Kalender duduk tahun 2019 ini berasal dari Taiwan, tepatnya pemberian dari Radio Taiwan Internasional. Gambar-gambar dalam kalender sungguh menarik, kenapa menarik? Dalam setiap lembar kalender terdapat lukisan dari seniman maestro Taiwan, Li Mei-shu.

Sebelum melihat lebih jauh karya seniman maestro Taiwan ini, mari kita berkenalan terlebih dahulu. Namanya Li Mei-shu terlahir di Sanshia, New Taipei City tanggal 13 Maret 1902 dan meninggal pada 6 Februari  lulu1983. Beliau lulusan dari Taihoku Normal School dan Depertemen Seni Lukis Barat di Universitas Seni Tokyo. Li Mei-shu merupakan salah satu anggota seniman generasi pertama Taiwan dan menjadi pendiri Tai-Yang Art Society yang terkenal akan karya realisme pedesaan. Karya-karyanya diterima dengan seleksi khusus pada Pameran Seni Taiwan (Taiden) dan P…

Membedah Pemikiran Rabindranath Tagore dalam Novel Bimala

Mengenal tokoh besar India adalah suatu yang menarik terlebih tokoh-tokoh India pada umumnya merupakan seorang patriot, filsuf, dan relijius. Saya mengenal tokoh ini di suatu ngaji filsafat di Jogja dengan tema pujangga. Tokoh besar India ini lahir dengan nama Rabindranath Tagore atau Rabindranath Thakur yang lahir di Kalcota, 7 Mei 1861 dan meninggal 7 Agustus 1941. Beliau merupakan sastrawan, pujangga, penyair, musikus dan filsuf.

Banyak karya gemilang terlahir dari beliau, sehingga membawanya pada kehormatan tertinggi pada bidang sastra dan beliau merupakan tokoh pertama Asia yang mendapatkan hadiah Nobel kehormatan itu. Mengenai beliau juga dikenal sebagai "nabi" oleh masyarakat India karena pemikiran dan kedermawanan beliau. Beliau juga seorang patriot dalam perjuangan kemerdekaan India bersama tokoh besar India, Mahatma Gandhi.
Rabindranath bukan saja terkenal dan dihormati di India saja melainkan wilayah Asia Selatan lainnya. Negara Bangladesh menggunakan karya belia…