Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kehidupan

Kisah 1001 Malam Jilid 8

Akulah Yang Tersesat

Menjadi diriku dalam setiap waktu dan ruang menjadi beban tanggung jawab dari segala hal penjuru. Kehidupan ini adalah kerinduan akan kurnia dewata, setiap orang yang merindu selalu haus akan segala hal tentang kedewataan. Semakin jauh langkah akan mengingat Tuhan, sejatinya hati kita semakin rindu akan kedewataan. Kehampaan seperti kekasih dikepung rindu yang hakiki.  Jadilah perindu yang tak pernah haus dan takkan kentang oleh segala hal kerinduan. Jadilah cinta yang mengandung kedewataan.  Tuhan siapakah aku sebenarnya. Sampai di masa ini masih mencari tentang segala hal kesunyian. Terlihat kucing dengan mata basah memandang tanpa arti, lebur bulunya menjadi hal yang nyaman seperti kenyamanan duniawi. Kini aku hanya melihat senyum patung dewa yang menjadi asbak rokok para tetamuku. Senyum dewa membawa uang yang berkah.  Untuk hal ini aku terlalu menguap, sirna.

Bukan Perampok

Sore (14/11) selepas adzan ashar begitu dingin seperti tusukan yang hendak menghujam pada diriku yang kecil. Tak pernah ku menyangka bahwa ini terjadi dan begitu menjijikkan. Orang itu bertandang ke rumah menuntut pembayaran dengan dalih-dalih klaimnya sendiri. Padahal pembayaran pelunasan sudah tercapai pada 1,5 tahun yang lalu.  Sedarah, namun tidak ada persaudaraan sama sekali. Sore dengan hujan tidak ada henti, seolah tangis dari kedua bola mataku. Perjalanan mengambil uang sejumlah 4.250 ribu semakin menyakitkan, namun ini adalah pembuktian bahwa aku bukan garong warisan. Saya murni beli dengan kesepakatan sebelumnya dan sudah terbayar dengan kesepakatan.  Aku bersumpah untuk selalu menjaga kewarasan dan meminta keridhaan dari Zat maha Adil. 

Inilah Sebuah Titik

Titik balik kehidupan, dimana sisi tergelap dan sisi terterang berada. Sama sama tidak bisa melihat dengan jelas, kelebihan. Titik yang pernah berjalan dalam gelombang kehidupanku.  Tiada perasasti terbaik untuk kehidupan selain menulis sebuah karya, atau menulis cerita indah pada setiap insan yang kita kenal maupun tidak kenal. Menulis seperti pelangi, angin semilir pada rerumputan dan sinar mentari timur yang hangat. Pada bulu halus kucing yang mendengakur, simpanan kasih berserta cinta yang tulus. Energi itu ada.  Di Pertigaan Pematang Sawah, 17:39 23/04/25.

Mind-blowing Saat Premenstrual Syndrome (PMS)

Tempo hari lalu masih saja menjadi ingatan, pembicaraan ringan dengan rekan kerja. Rekan kerjaku seorang perempuan milenial yang baru saja lulus kuliah. Karena lingkungan medis jelas segala pembicaraan luas sampai ke gang kelinci pun masuk, mau sifat surgawi ataupun masuk ke gang perkelaminan itu jari hal wajar. Perspektif kita sebagai orang medis memang agak lain daripada manusia lainnya.  Baiklah, mukhadimah sebatas itu saja. Inti dari yang akan saya sampaikan adalah cerita-cerita absurd dari sang mahluk hormonal. Sudah jelas dalam berbagai buku anatomi fisiologi ataupun psikologi memang perempuan adalah spesial. Dia tercipta dengan rancangan unik dari Tuhan, berbagai kelebihan disematkan pada seorang perempuan. Keunikan dan kelebihan itu termasuk perihal hormonal!  Saya sebut sebelumnya bahwa perempuan adalah makhluk hormonal, si ratu hormon. Bayangkan saja dalam tubuhnya mempunyai enam jenis hormon khususnya hormon reproduksi, diantaranya: progesterone, estrogen, testoster...

Pesan Bijak Jawa dalam Perinsip Ma Lima

Yang pertama adalah ma-madat 'pemadat'. Secara lahir batin hal ini adalah cela, tetapi dianggap wajar saja bagi yang biasa ber- madat. Kebiasaan madat adalah perbuatan nista, menyebabkan kesengsaraan. Tentang madat, tidak baik diceritakan, tercela, mengotori batin bila diucapkan. Dalam masyarakat ramai, bahan-bahan untuk madat disebar merata, diisap dan menyebabkan pikirannya melayang, merasa senang, tubuhnya serasa lepas, darahnya terasa tenang. Pemadat mera- sa bahwa seluruh bagian tubuhnya sehat, kemarahannya menjadi reda Semakin lama, kekuatan badannya semakin berkurang, akhirnya men jadi sarang penyakit. Yang kedua adalah ma-madon 'melacur' . Tentang hal ini belum dijabarkan dengan baik. Hal-hal yang mustahil, hendaknya dipahami dengan pikir dan rasa. Agar gairah asmara terus mengalir, para pelaku madon berpenampilan baik. Mereka tidak dapat dipercaya dan tidak tahu malu, kebiasaan bohong disembunyikan, meminta perhatian, namun banyak halangannya. Mereka sering men...

Memori Tentang Kendaraan

"Saya mau tamasya Berkeliling keliling kota Hendak melihat lihat keramaian yang ada Saya panggilkan becak Kereta tak berkuda Becak becak coba bawa saya Saya duduk sendiri sambil mengangkat kaki Melihat dengan asyik Ke kanan dan ke kiri Lihat becakku lari Bagaikan tak berhenti Becak becak jalan hati hati" Demikian dua bait lagu yang diciptakan oleh Ibu Sud, seorang ibu yang selalu menyajikan lagu yang riang. Tak kecuali naik becak pun menjadi mengasikan. Lagu ini memang amat melekat pada masa kecilku, dimana becak saat itu masih menjadi kendaraan umum dengan banyak pengguna. Selain naik becak, naik delam pun menjadi lagu yang amat manis untuk dikenang. Lagi-lagi penciptanya Ibu Sud.  Nostalgia dengan lagu di atas bukan sekedar membawa kita sebatas lirik dan irama saja. Melainkan pada sebuah nostalgia manis di masa itu. Kira-kira nostalgia berkesan apa saja sih yang pernah pendengar JM alami saat masa kecil? Yuk saling bercerita di sini. Untuk mengawali cerita saya sendiri akan...

Pergilah dengan Damai Sukom II

Beberapa hari memang Sukom II tampak lemas, makan pun sungkan. Beberapa makanan kering tidak dimakan. Tampak terjadi penurunan nafsu makan, hidung tampak basah. Kupikir ini flu saja dan segera membaik. Namun dugaan itu salah besar, kini dia telah berlari bersatu dengan ibunya Kucing Sukam (Kucing Ompong) yang telah tewas. Sore di awal Juni, Sukom II tampak lemas. Menyudut di ember dekat WC, mencari hal dingin dekat air. Wajahnya tampak murung dan sedikit lemas. Beberapa kali diberi makanan kering tetap tidak mau makan, disuapi juga dilepeh. Dia istirahat di kasurku dan pindah ke kotak tempat biasanya tidur. Selepas magrib dia menghilang entah kemana. Yakinku kembali ke sumur (WC). Mendekati tengah malam ada auman menyedihkan, kupikir dia berantem dengan kucing oren si penguasa lingkungan. Ternyata sangkaan itu salah, auman itu seperti kesakitan dan teringat auman akhir dari Panda I saat melepas nyawa di depanku. Sungguh pedih melihat kucing kesayangan meringkuk kaku, matany...

Tiga Puluh Tetes Cinta Pada-Nya

Kerana Tuhan tetesan merah itu mengalir menghidupiku dan 30 tetes sudah sampai pada ke-30 cipataanNya. Dengan rahmatNya aku bersyukur untuk yang ketiga puluh ini. Aku berdoa untuk lebih dari 100 tetes bahkan jika karunia itu tetap tercurah hingga ribuan pun sanggup.  Terima kasih atas rahmat dan nikmat-Mu ya Allah. Aku bersyukur menjadi mahlukmu, aku bersaksi bahwa masih banyak dosa Adam yang diperbuat. Semoga dengan jalan ini aku masih terus mencintaiMu, walau dengan kekotoran yang membuatMu malu dan jijik.  Sungguh aku terhibur dengan segala ketulusanMu. 

Berapa Judul 2022?

Pada 2022 lalu beberapa judul buku sudah terbaca baik yang sempurna maupun setengah saja. Maklum saja kadang gak berselera untuk membaca ataupun isi buku yang tidak klik dengan hati. Berikut senarai judul buku yang telah dibaca: 1. Nietsche Membunuh Tuhan - Zahmalika 2. Jemini - Suparto Brata 3. Seks dan Revolusi - Jean P Sartre 4. Mata yang Enak dipandang - Ahmad Tohari 5. Perempuan di Titik Nol - Nawal El Saadawi 6. Senyum Karyamin - Ahmad Tohari 7. Apakah Batjaan Tjabul? - Hamka 8. Robohnya Surau Kami - AA Navis 9. Mustika Rasa - Ir Soekarno 10. Lelaki Tua dan Laut - Ernest Hemingway 11. Kumpulan Kisah Nyata Pantangan Zina - Kuil Buddha 12. Di Bawah Bendera Hitam - Darsono dkk. 13. Jalan Tak Ada Ujung - Mochtar Lubis 14. Hikayat dan Dongeng Jawa Purba - da Kacha 15. Teknik Mengarang - Mochtar Lubis 16. Filosofi Teras - Henry Manampiring 17. Belenggu - Armijn Pane 18. Robert Anak Surapati - Abdoel Moeis 19. Hawa Nafsu Orang Jawa - Wawan S. 20. Ihwal Sesat Pikir dan Cacat Logika - Fah...

Usai Sudah Tugasmu Trikitrit

Malam ini telahku temukan seonggok jasad berbau dengan gulungan bakteri lisis dan serangga pemakan mayat. Oh Tuhan terima kasih atas hiburan yang kau berikan berupa makhluk lucu bernama kucing. Triki kini kau mungkin menangis atau gembira, mungkin kau menangis karena meninggalkan majikan dan tiga anakmu yang masih hidup. Kini kau berkumpul dengan anakmu yang telah berpulang karena ketidaktahuan anak-anak pada sebuah mahluk. Maafkan manusia kecil itu.  Awak sekali aku sudha menduga Triki meninggal akibat racun yang dimakannya. Firasat ini muncul ketika aku melihat dirinya muntah-muntah dan enggan makan bersama anak-anaknya dan ketiga adeknya. Satu hari tak muncul untuk sekedar tidur ataupun sekedar memberi susu oada ketiga anaknya. Aku pun curiga. Dan firasat itu menjadi kenyataan, tubuhmu membusuk dengan pilu di bawah pohon pisang. Sungguh hati ini terasa perih. Riwayat Trikitrit Triki, atau Trikitrit dengan nama asli Telon Caplang disingkat Telon. Salah satu anak dari ...

Kembali ke Yogyakarta

Berbagai julukan tertanam pada Yogyakarta, nama yang tidak asing lagi pada insan pariwisata. Semua orang paham siapa dia Yogyakarta. Namanya memang terlalu banyak seperti memori kita yang terlanjur banyak saat mengunjunginya. Beberapa nama Yogyakarta membuat bingung pada setiap tamunya ada yang menulis Ngayogyakarta, Yugjo, Djokja, Djokjakarta, Jogja dan masih banyak lagi sebutan dan nama lain dari Yogyakarta Hadiningrat. Semua orang setuju jika Yogyakarta dijuluki sebagai kota budaya, bahkan PBB pun mengakuinya. Dengan kekentalan budaya membuat psra tamunya mempunyai kenangan indah oada kota ini, setiap sudut yerasa indah seperti syair lagu milik Kla Project.  Berapa kali ke Jogja mas? Secara hitungan saya tidak terlalu banyak untuk menjadi tamu Jogja, seingat saya pertama kali ke Jogja saat studi tur SMP tahun 2006 selanjutnya kali kedua pergi sendiri pada tahun 2007. Apa yang membuat selalu kangen dengan sudut-dudut Jogja? Hal ini tidak perlu diobral kepada siapapun yang belum p...

Kodak Ektar H45 aka Ektariawan

Tanggal 24 Oktober kemarin adalah hari kelahiran Ektariawan, si kamera analog yang akan menemani perjalanan hidupku ke depan. Semakin aku tua semakin tua juga hobinya. Ya Tuhan sidah tua ternyata ya. Semoga dengan Ektariawan lebih berwarna lagi dna lebih mapan lagi soal finansial, hobi okey investasi oyeh.  Soniman alias Sony A6000 sudah dijual dengan tiga matanya, harga jual yang cukup murah aku lepas demi keberlanjutan hidupm bayangkan Soniman hampir tua, dia lahir tahun 2014/2015 dengan harga 10 juta dan sekarang 2022. Jadi sudah 7-8 tahun menemani langkahku, dari sekian perjalanan memang si Soniman tidak didedikasikan untuk mencari uang, tapi mencari teman. Dan terjadi, pertemanan berkat Soniman lebih ampuh, maklum saja kamera super canggih pada masanya.  Banyak harapan dengan Ektariawan, di masa tua ini harusnya lebih mapan lagi dengan segala yang ada. Baik psikologis, finansial ataupun hal rohaniah. 

Jenang dan Filosofinya

Artikel ini pernah disiarkan oleh Radio Taiwan Internasional seksi Bahasa Indonesia pada tanggal 12 & 19 September 2022.  Manusia selalu berdampingan dengan makanan, entah itu dalam keadaan suka maupun duka. Dan bahkan sampai pada sebuah kematian makanan selalu disajikan. Beberapa filsuf sering menyebut kaliamat hidup untuk makan, melainkan makan untuk hidup. Berbagai simbol disematkan pada sebuah hidangan makanan, baik pada simbol nasionalisme, keagamaan, dan tentu saja simbol budaya. Hingga pada suatu kesimpulan manusia takkan lepas dari makanan. Berangkat dari cerita Jurnal Maria tentang makanan tradisional pengingat masa kecil, saya sebagai pendengar tertarik untuk mengangkat makanan tradisional dari budayaku sendiri. Makanan ini membuat banyak orang minder untuk membuatnya, sebab apa? Ya makanan ini dibuat dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Layaknya seorang Jawa yang katanya penuh kesabaran, ketelatenan dan ketelitian. Begitulah makanan ini dibuat sebagai hadiah bangsa...

Keluarga Kucing

Artikel ini pernah dibacakan di acara Jurnal Maria - Radio Taiwan Internasional pada tanggal 1 & 8 Agustus 2022 . Sebenarnya ini adalah hal yang paling menyakitkan untuk diceritakan kembali. Pengalaman menyedihkan ini bukan hal yang biasa bagi beberapa juta manusia, dan merupakan hal yang biasa bagi sebagian juta manusia lainnya yang mencintai hewan peliharaannya. Dengan kesempatan ini, tepat satu bulan yang lalu beberapa kucing kesayanganku 'pergi' karena virus yang mencekik sistem tubuhnya yang mungil.  Sebisa mungkin saya ceritakan dari awal bagaimana keluarga kucing ini terlalu dicintai olehku. Tanpa cerita awal adalah hal yang sangat konyol dan tak menimbulkan perasaan yang berarti, benar pepatah lama berkata. Tak kenal maka tak sayang. Di saat matahari sedang bersinar terang pada siang bolong, seperti biasa kucing liar keluar masuk jendela tanpa berketuk dulu. Kucing betina berwarna putih jingga berjalan seperti di catwalk para model fashion dunia, lentur tanpa lengga...

Wisata Mancing di Cilacap

Bumi Cilacap tercipta untuk masyarakat yang senang dengan memancing dan ikan. Cilacap dianugerahi Tuhan sebagai tempat yang kaya akan hasil laut (perikanan), sepanjang selatan kabupaten terdapat garis pantai nan luas dari barat ke timur. Di sana juga terdapat satu Laguna terbesar di pulau Jawa, yakni Laguna Pulau Nusakambangan. Laguna tersebut adalah sumber keberkahan bagi rakyat Cilacap dimana ikan tumbuh subur di sana. Terbukti harga ikan di sana lebih murah dibandingkan di Pangandaran, Jawa Barat. Entah wafaktor apa yang membuat harga berbeda walaupun sama-sama kota pesisir yang banyak nelayannya. Sejak dahulu kala wilayah Cilacap dikenal tempat terbaik untuk mancing ikan, baik di Laguna Nusakambangan, muara Cintadui di sebelah barat, muara Serayu di tengah dan mura Kali Ijo di timur, bahkan lepas pantai Cilacap. Anda sekalian bisa menggunakan berbagai teknik memancing baik yang menggunakan jala, tongkat pancing biasa, wuwu (perangkap tradisional), tombak, senapan angin ...

In Memoriam Kucing Swew-swew-swew

In Memoriam Kucing Panda (Cah Mondo)