Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Corat Coret Di Toilet - Eka Kurniawan

Kiat Menikmati Pantai Pangandaran

Sudah pernah ke Pangandaran? Sering banget wong  rumahku gak jauh-jauh amat. Cukup sejam kurang perjalanan dengan sepeda motor sudah sampai ke pantai Pangandaran. Saking seringnya ke Pangandaran kadang orang diajak ke sana kembali terasa malas, beberapa orang menjawab " lah Pangandaran ya gitu-gitu aja, gak ada beda. Males dah". Bagiku hal yang wajar berhubung orang yang ditanya biasanya tidak banyak aktivitas saat pergi ke Pangandaran, umumnya mereka hanya 'nonton' pantai saja. Aktivis 'nonton' pantai inilah yang menjadi faktor kejenuhan orang-orang yang pernah berkali-kali ke Pangandaran. Coba seandainya orang-orang tersebut saat ke Pangandaran diisi dengan kegiatan olahraga air, bersepeda, naik pesawat kecil, memancing atau berlayar dengan perahu. Pasti akan berakhir dengan kesan yang menggembirakan.  Saya sebagai orang Banjar yang tidak terlalu jauh dari Pangandaran merupakan anugerah yang membuat orang lain iri dengki, karena rumah tidak terlalu jauh ke o

The Last Moor - Yoga Aditama

Tak banyak novel fiksi religi yang pernah saya baca, terlebih lagi fiksi religi dalam ranah sejarah wah rasanya super jarang. Beruntung rekan kerja memiliki salah satu buku fiksi religi dan meminjamkan padaku. Oleh karenanya buku tersebut akhirnya terbaca olehku, sebelumnya kurang tertarik untuk membaca fiksi religi yang didalamnya ada adegan perebutan kekuasaan dan peperangan. Hal yang njlimet dan mengerikan. Buku fiski religi tersebut dicipta oleh Yoga A yang terinspirasi dari sejarah Islam di Spanyol.  Memang akhir-akhir ini banyak sekali buku baik fiksi, buku motivasi ataupun hal-hal lainnya yang isinya membangkitkan keislaman. Baik semangat dalam pemerintahan, keilmuan ataupun "mengenang kejayaan" selalu disajikan oleh para penulis dan penerbit saat ini. Awal membaca fiksi ini agak sedikit bingung berhubung latar belakang dari peristiwa ini pada tahun 1400-an Masehi, berlatar budaya dan tempat yang berbeda hingga membutuhkan waktu untuk penyesuaian otak untuk menggambark

Sebelum Filsafat - Fahruddin Faiz

Sebagai seorang yang sudah tercebur dalam dunia filsafat, kiranya terasa kurang jika tidak membaca pengantarnya. Setiap cabang ilmu umumnya menyediakan buku pengantar sebagai jalan yang bisa dipengang oleh si pemburu ilmu, garis-garis besar cabang ilmu akan diulas secara ringkas pada buku pengantar tersebut. Beberapa buku pengantar filsafat telah saya baca, namun selalu membawa keruwetan di otak sehingga setengah baca sudah stop. Atau loncat-loncat dari halaman satu ke halaman 50 dan seterusnya, maklum saja otak saya belum menerima semuanya. Kini ada buku yang menurutku bisa dipahami, walupun beberapa halaman ada juga yang perlu pemahaman lebih lanjut. Tapi hampir semuanya bisa dipahami. Buku tersebut ditulis oleh dosen filsafat UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Bapak Fahruddin Faiz.  Sebelum Filsafat, judul buku yang isinya adalah sebuah pengantar ilmu filsafat. Buku ini terbit pada tahun 2014, dan beberapa kali dicetak ulang kembali karena keistimewaannya. Sebenarnya apa sih keistimewaa

Perangko Peringatan Ulang Tahun Radio Taiwan Internasional (RTI)

April lalu kak Maria mengirimkanku satu bundel benih basil alias kemangi. Kemangi ini berbeda dengan kemangi yang dari Indonesia, sebut saja kemangi Taiwan. Kini benih itu sudah tumbuh dan siap panen, hidangan cowelan sudah menanti. Selain hadiah istimewa berupa benih, kak Maria juga mengirimkannya dengan istimewa yakni dengan menggunakan jasa pos. Bukan seperti kiriman dari RTI secara formal dengwn cap pos saja, melainkan dengan s deret perangko yang dibubuhkan pada sampul amplop. Istimewanya lagi dalam sederet perangko yang dibubuhkan terdapat satu perangko yang berbeda. Perangko istimewa tersebut adalah peringatan HUT Radio Taiwan Internasional yang ke-60 tahun, saat itu bernama BCC.  Perangko berwana biru ini mempunyai nominal 300 NTD ( New Taiwan Dollar) , warna dasar yang kalem nan lembut menjadi lambang kedewasaan dari media tersebut. Peta dunia juga terpampang dengan jelas di mana angka 60 dengan bayang-bayang gelombang menuju ke peta lokasi Taiwan. Sangat indah.  P