Sejauh ini masyarakat masih terkagum-kagum pada novel filsafat seperti Dunia Shopie, salah satu novel filsafat paling dahsyat sedunia. Dunia Shopie menjelaskan apa itu filsafat secara sederhana melalui sebuah cerita. Kali ini saya mempunyai novel filsafat juga, tapi bukan perkara menjelaskan cabang ilmu filsafat dalam sebuah novel. Melainkan paada sebuah makna hidup, keberadaan, ketuhanan, dan banyak lagi.
Novel yang didedikasikan untuk kanak-kanak dan remaja awal. Cerita yang terkandung merupakan saduran dari karya besar Ibn Thufail seorang ilmuwan, filosof dan dokter kelahiran Andalusia. Judul aslinya Hayy bin Yaqzhan disadur dengan bahasa yang mudah dan enak oleh Sabine Wassenberg dan Kamel Essabene diterbitkan di negeri Belanda. Di sana buku ini disambut dengan baik oleh masyarakat, bahkan mendapatkan penghargaan Ludoq Prize 2022 dan Berrie Heesen Prize 2023. Sungguh antusiasme pada karya klasik peradaban Islam mulai bangkit kembali di tanah Eropa.
Berawal dari siniar KepoBuku asuhan Bang Rane Hafied entah episode mana, di situ disebutkan rekomendasi buku filsafat anak dan diantaranya: Anak Rusa Mencari Tuhan. Saking keponya dengan isi buku tersebut, hingga akhirnya saya menyimpan 'love' pada keranjang belanja. Mudah-mudahan bulan depannya lagi bisa terbeli, atau saat anggaran beli buku ada kembali. Cukup lama untuk menabung beli buku ini, sekitar empat bulan menabung. Harga normal Rp 89.000 yang tertera di label buku, namun karena banyak potongan harga hingga akhirnya dibayar dengan Rp 68.000 saja.
Dengan 155 halaman novel ini tampak tipis, padangan mata ini terasa menghina fisiknya. Mungkinkah karena terlalu membaca tetralogi Pulau Buru dengan halamannya yang tebal? Bisa jadi demikian, ataukah kesombongan belaka.
Isi Cerita
Berawal dari titah raja yang dinilai absurd dan menyakitkan: dilepaskanlah orok bayi laki-laki ke lautan lepas dengan tempat tidur yang bisa mengembang di atas air. Tibalah orok itu di sebuah pulau tanpa manusia lainnya. Orok yang terombang-ambing oleh kejamnya deru ombak samudra kini kelaparan ingin menyusu pada payudara kasih seorang ibu, namun tidak akan terjadi. Diia telah dibuang demi menghindari titah raja yang diperoleh dalam mimpinya. Kasih hewani seekor rusa terpanggil pada orok yang menjerit kelaparan, dia Hayy bin Yaqzhan disusui oleh seekor induk rusa. Berbagai pengalaman dan renungan hidup dialami oleh Hayy. Siapakah aku? kenapa aku berbeda dengan ibu? Kenapa ada kematian? Rasa cinta? Kematian? Misteri akan keilahian, dan berbagai macam perihal pertanyaan hidup yang susah dijawab dan dijelaskan.
Menariknya buku ini di setiap episode memberikan beberapa pertanyaan filosofis seperti: apa arti pertemanan? Bisakah anda mematikan pikiran Anda? Pertanyaan di setiap akhir judul memberikan kita tantangan untuk kembali berpikir pada kehidupan yang selama ini kita jalani tanpa sadar dan saat sadar.
Judul: Anak Rusa Mencari Tuhan
Judul asli: Hayy bin Yaqzhan
Penulis: Ibn Thufail
Penyadur: Sabine Wassenberg dan Kamel Essabene
Penerjemah bahasa Indonesia: HP Melati
Dimensi: 156 halaman
Cetakan: I, Mei 2024
Penerbit: Mizan Pustaka
ISBN: 978-602-441-345-3
Komentar