Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

Jajanan Musim Ketiga

Jajan udhu go bocah cilik tok tapi wong gede ge bisa jajan. Tiap musim biasané ana jajanan khusus misalé bae kaya es lilin atawa es dawet pas nek nang musim ketiga beda maning nek jajanan musim udan. Saking akehé jajanan siki aku rep mbahas jajanan tradisional sing esih dituku nang wing gede ya bocah cilik.

Jajanan gie termasuk jajanan sehat kerna ra nganggo bahan pengawet atawa bahan pewarna lianné. Jajanan gue kur digodog tok paling awet kur tekan rongsokan dina nek wis telu dina biasané mambu lan ayid.  Musim ketiga biasa mentuné kerna musim ketiga wong wis pada panen. Ya jajanan gue jenengané "Godogan Kacang Kedele".
Jajanan Kacang Kedele

Godogan kacang kedele kur ana pas musim ketiga tok. Soalé pas musim ketiga kacang gue nembe tukul atawa dipanen. Godogan kacang kedele kur digodog tok karo gagangé. Sebengket kur diregani Rp 2000-3000 cukup murah. Nutrisi kacang kedele lewih gede kenimbang regané dadi ra usah nyesel yen tuku godogan kacang kedele.

Cara mangan godogan kacang kedele sebeneré simple kur akeh - akehé wing pada salah. Biasané wong sing salah cara mangané yague diprutuli kacangé nek cara sing bener kacang dijiot kabeh gagangé nembe dipangan sekang gagangé. Dadi ra diprutuli kabeh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.