Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

Tajilan Taraweh

Puasa bulan romadon gue kewajiban go sakabeh wong muslim nang alam dunya kecuali sing nduwéni halangan bisa diganti dina liané atawa karo sedekah sing wis ditentukna ukurané. Kerna kewajiban dadi sebulan gue wong Islam bener - bener njalana ibadah ket isuk tekan wengi.

Ngomong soal bulan puasa akeh mbanget sing menarik nek dibahas utamané soal budaya nang setiap wilayah atawa negara. Pestiné nduwéni kebiasaan sing beda - beda misalé bae nang Indonesia kaya ana dolanan bedug, ronda koprek atawa kegiatan liané. Nah siki enyong rep mbahas soal tajilan nang langgar.

Tajilan nang langgar biasané wis dijadwal setiap keluarga sing nempati nang siji Rt gue atawa setiap jemaat langgar atawa mesjid. Panganan apa bae bisa digawa sebagai bentuk rasa syukur yen puasa dina siki lancar, berkah lan mulia. 

Tajilan biasané dibagikan pas terakhir nang ritus ibadah sembahyang taraweh. Sing dibagi udu kur bocah cilik tok tapi sakabeh wong sing pada teka sembahyang. 

Ora akeh song bisa diceritakna soalé agi mikir akeh soal duit salah transfer nang Bukalapak.com.  Kapan kapan ya tek ceritakna sing dawa.
Es Cendol Go Tajilan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.