Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

Pulsa IM3 Tersedot Oleh Tuyul Digital

Dunia digital memang seperti dunia lain yang gaib tapi segaib-gaibnya dunia digital pasti ada yang 'menggerakan' entah itu dari sistem robot maupun manusia itu sendiri. Berbeda di dunia gaib yang sejati! Bicara soal dunia gaib dalam dunia digital ada juga loh setan-setannya mulai dari virus pencuri dan tentu saja tuyul digital yang suka mencuri pulsa.

Anda mungkin sering mengeluh soal hilangnya pulsa, padahal pulsa itu tidak digunakan sama sekali. Tenang saja anda tidak sendirian tapi banyak pelanggan lainnya yang merasakan demikian. Saya sendiri sudah beberapa kali pulsa dicolong oleh tuyul digital ini. Singkat cerita tiga hari yang lalu cek pulsa, ternyata pulsa tinggal Rp 3200 padahal sebelumnya Rp 12500. Selama seminggu ini saya tidak menggunakan pulsa untuk telpon ataupun SMS. Aku curiga ada tuyul yang masuk ke nomor hape-ku! Dan ternyata benar SMS premium masuk tanpa permisi alias otomatis teregristasi saat membuka SMS premium tersebut.

Email Balasan Dari Pusat Layanan IM3 Oredoo

Pada zaman sekarang ternyata SMS premium lebih canggih yakni melalui klik iklan saat kita buka website dan juga SMS yang terkirim. Ada trik untuk menghindari registrasi otomatis ini yakni dengan cara jangan klik iklan yang ada di website dan juga jangan membuka SMS dari nomor pendek (nomor yang berisi empat atau lima angka) misalnya 3433 atau 57345. Jika anda menerima SMS dari nomor-nomor yang pendek tersebut usahakan jangan dibuka! dan langsung dihapus untuk menghindari registrasi otomatis.

Jika anda mempunyai keluhan terpotongnya pulsa secara otomatis dari layanan SMS premium, anda boleh menghubungi pusat layanan baik melalui emails atau telpon langsung. Saya sendiri sering menggunakan layanan email karena tidak harus menunggu costumer service atau adu mulut dengannya.
Ada langkah yang baik untuk menghentikan ataupun sekedar cek apakah nomor kita menjadi pelanggan SMS premium atau tidak. Jika anda pengguna nomor IM3 dari Indosat, langsung saja dial ke *185# pilih opsi nomor dua untuk memberhentikan semua layanan langganan. Anda juga bisa menghubungi *123*144# untuk pengecekan dan penghapusan konten langganan. Semoga tidak dicuri lagi ya!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.