Langsung ke konten utama

Parfum Garuda Indonesia: Parfum Yang Mempunyai Hukum

EDT Garuda Indonesia kemasan 60ml 

Dua tahun selepas keluar kerja dari Siloam Hospital Lippo Cikarang, saya sudah tidak mampu lagi membeli minyak wangi dari Oriflame. Wajar saja harga Oriflame sama dengan 33 kilogram beras super, tentu saja murah mahal tergantung kemampuan dan keberanian anda sendiri, terkadang keberanian dengan uang cukup ianya merasa harga tersebut dianggap murah. Tetapi kadang yang punya uang tapi, otaknya bilang mahal, tentunya jatuhnya mahal.

Oriflame dengan wewangian herbal ataupun bahan alam yang luar biasa, memang pantas dibeli dan dihargai dengan uang yang cukup banyak nol-nya. Parfum beraroma sandalwood alias cendana dari Oriflame sangat menarik hidung saya untuk selalu menggunakannya sebagai aroma identitas dari tubuh saya. Saya merupakan tipe orang jarang pakai parfum sehingga parfum Oriflame yang dibeli tahun 2012 masih belum habis sampai tahun 2017 hingga saya kasih ke sahabat terdekat di Sanur, Bali. 

EDT Garuda Indonesia kemasan segel dengan isi 100ml

Wewangian membuat saya merasa ketagihan terlebih wangi alam yang begitu menenangkan. Terlepas tidak adanya parfum dalam kantong personal care, rasanya badan kurang percaya diri, mungkin karena identitas aroma badan tidak ada. Sempat mencari aroma-aroma alam lainnya dari parfum jenis murah di pasaran mulai dari wewangian perapih pakaian setrika hingga wewangian dari aroma terapi saya gunakan sebagai penghilang rasa kurang percaya diri akan tubuh. Alih-alih murah dan umum digunakan orang, rasa percaya diri sedikit turun dan berinisiatif mencari parfum yang harganya terjangkau kondisi kantong saat ini.

Kantong kopong tapi gengsi besar! Itulah buruknya saya, terlebih tidak mau beli yang KW ataupun yang ecek-ecek. Ya Tuhan! Beberapa kali mencari aroma wewangian yang tepat terutama bahan rempah-rempah, namun hasilnya nihil. Kebanyakan harga di bawah Rp 100.000 merupakan parfum jenis KW, ada beberapa yang ori (asli) harga sekitar Rp 100.000 kebawah hanya harus menjadi members terlebih dahulu dan malesnya harus beli katalog mereka! Ribet!. Putus asa sebenarnya mencari parfum yang sedikit mewah dengan harga murah, seperti yang mustahil ya!.

Keterangan Komposisi Parfum

Beberapa jenis wewangian badan yang terbuat dari bahan alami dan dibuat oleh anak bangsa Indonesia seperti Bali Ratih, sempat menjadi kandidat untuk dipinang tapi akhirnya saya lebih memilih parfum jenis Eau De Toilette (EDT) dari Garuda Indonesia yang dijual banyak sekali di toko online. Kita pastinya tahu Garuda Indonesia kan?! Ya, sebuah maskapai penerbangan milik negara Indonesia. Maskapai milik negara ini mempunyai aroma khas sekali saat Kita masuk ke dalam ruang pesawat mereka, aroma itu tidak salah lagi dari wangi parfum yang diracik khusus oleh ahlinya tak terkecuali parfum para pramugari, pramugara, pilot ataupun karyawan Garuda Indonesia juga diracik khusus. Tentu saja yang akan kita bahas adalah parfum EDT Garuda Indonesia.

Begitu maraknya penjual online Indonesia menjual wewangian jenis EDT milik maskapai Garuda Indonesia itu dan lebih mengherankan harganya pun ada yang murah ada juga yang mahal. Saya pikir semua orang pasti paham soal harga dan kualitas ya?! Biasanya ada harga ada rupa, kemungkinan besar namun ada juga oknum pedagang nakal yang kadang menjual barang KW dengan harga yang selangit juga. Parfum EDT Garuda Indonesia mempunyai dua jenis kemasan yakni kemasan 100 ml dan 60 ml, kesemuanya mempunyai aroma yang sama yakni beraroma citrus, jasmine, dan green tea. Harga untuk kemasan 100 ml dibandrol dengan rentang harga Rp 70.000 - Rp 200.000 dan untuk kemasan 30 ml berkisar Rp 28.000 - Rp 50.000. dari kesemua rentang harga tidak tahu mana yang asli, KW ataupun palsu kelas kerak. Semua penjual online membubuhkan kata "Ori" atau "Original" pada judul ataupun deskripsi barang. Mumet!.

Keterangan Kadaluarsa Dan Nomor Seri

Sempat membuat survei kebenaran barang, saya membuka situs resmi dari Garuda Indonesia, namun hasilnya nihil saat link jualan Garuda Indonesia merujuk pada lapak dagangannya di website JD.id, alangkah terkejutnya ketika tidak menemukan parfum EDT sejenis yang dijual di toko online lainnya. Apa iya kesemuanya KW?! Atau parfum itu hanya digunakan saat penerbangan saja dan khusus untuk karyawan Garuda Indonesia saja?! Entahlah yang pasti lapak Garuda Indonesia di JD.id hanya menjual parfum sangat mahal dari merek internasional.

Saya sendiri membeli dua parfum EDT Garuda Indonesia dari bukalapak.com dengan toko online Amenity Pesawat. Di toko online tersebut Selain menjual parfum EDT Garuda Indonesia juga menjual set personal hygiene milik Garuda Indonesia dan barang aksesoris lainnya dari Garuda Indonesia. Saya sendiri tidak tahu keaslian dari produk yang toko online tersebut. 

Keterangan Komposisi Parfum Pada Kemasan 100ml

Butuh waktu empat hari paket parfum yang dipesan sampai di depan rumah, maklum saja menggunakan layanan gratis ongkos kirim jadi agak lama sedikit terlebih sedang peak season dari pengiriman parcel lebaran. Seperti biasanya dagangan dibungkus dengan plastik gelembung guna menghindari kerusakan botol parfume. Saat dicoba wangi dari parfum EDT Garuda Indonesia cukup membuat pusing karena suhu udara memang panas terlebih dalam keadaan puasa. Rasanya mual!.

Agaknya kurang cocok dengan saya, tapi apa boleh buat sudah dibeli. Kemasan parfum EDT Garuda Indonesia terbuat dari kaca tebal dengan tutup terbuat dari atum plastik. Parfum EDT ini tidak menggunakan spray melainkan cara tuang oles. Cukup unik karena biasanya parfum sering menggunakan spray atau semprotan. Tapi semua itu bukan masalah besar. 

Tulisan Peringatan Akan Larangan Penjualan Pardum Garuda Indonesia

Parfum kemasan 60 ml tidak terbungkus dengan plastik segel, entah apa maksudnya?! Apakah ini palsu atau bekas?! Saya tidak tahu. Sementara kemasan 100 ml masih terbungkus plastik tebal bening sebagai segel botol parfume. Keterangan-keterangan yang tertulis di botol parfume dicetak tinta hitam dalam kondisi tidak pudar, cetakan itu tertulis EAU DE TOILETTE, disertai dengan lambang Garuda Indonesia. Bergulir ke bagian lainnya terdapat keterangan komposisi parfum dengan Bahasa Inggris dan istilah kimia, disertai keterangan jumlah isi parfum "60 ml". Bergulir kembali terdapat peringatan yang membuat saya kaget!. 

Mungkin baru pertama kali saya menemukan parfum yang mempunyai hukum atau undang-undang untuk melindungi parfum tersebut. Dalam keterangan peringatan tersebut tertulis "PERINGATAN: produk ini hanya untuk penerbangan Garuda Indonesia, mengambil/ atau memperjualbelikan PRODUK ini secara melawan hukum Merupakan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum." Wah ternyata parfum tersebut mempunyai hukum! Jadi dari mana penjual itu dapat?! Entahlah.

Peringatan Di Kemasan 100ml

Di bokong botol juga terdapat keterangan nomor seri parfum dengan tanggal kadaluarsa dari parfum tersebut. Pada parfum EDT kemasan 100 ml tidak jauh beda hanya bertuliskan  LAVINA. Mungkinkah terdapat perbedaan aroma karena tulisan Lavina itu?! Entahlah saya belum coba buka kemasannya. 

Keawetan parfum sama saja dengan parfum jenis EDT lainnya yang hanya kuat sampai 3-4 jam saja. Awal saya coba dioles pada lengan, lima belas menit kemudian wudhu untuk sembahyang ashar. Wangi berkurang karena terhapus oleh aliran air, sementara saya cium kembali saat menjelang isya, aroma masih tercium wangi tapi tidak terlalu kuat bisa dibilang hanya tercium kalau hidung didekatkan saja.

Dari keseluruhan saya masih belum puas namun cukup terbantu karena ada wewangian yang cukup murah.

Komentar

  1. Yang asli itu yng bagaimana..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agak susah memastikan mana yang asli dan mana yang palsu.

      Hapus
  2. Bau nya yang asli dan kw sama apa beda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena parfum Garuda merupakan parfum exlusive jadi agak susah untuk membandingakan dengan barang (parfum Garuda) yang dijuak di toko online. Mungkin pembandingan yang harus dilakukan dengan cara membawa parfum Garuda yang dibeli dari toko online lalu naik pesawat Garuda....dan bandingkan dengan yang asli

      Hapus
  3. bukan nya arti dari eau de toilette itu air toilet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara harfiah benar, secara istilah ya parfum dengan tingkat ketahanan wangi hanya sampai beberapa jam saja.

      Hapus
  4. Untuk pembelian original daerah Bandung dimana ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi. Saya rekomendasikan melalui aplikasi bukalapak atau tokopedia dan filter untuk pengirimannya, pilih kota Bandung atau Kabupaten bandung. Saya sendiri melalui aplikasi belanja online

      Hapus
  5. Abang beli di Tokopedia yg mana klo boleh tau bang?? Soalnya kan byk sekali lapak lapak yg jual.. entah itu asli atau palsu
    Boleh kah saya tau Abang beli di lapak Tokopedia yg mn??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku beli di bukalapak atas nama pelapak Amenity Pesawat. Tapi saya tidak menjamin itu palsu atau asli ya. Soalnya yang asli kaykanya Garuda tidak menjualnya. Dicoba aja.

      Hapus
  6. Terima kasih infonya, tadi ada yg jual dekat rumah saya, cuman saya takut beli karna ada lambang "Garuda" nya, saya sangat yakin itu KW karnaa mana mungkin parfume khusus disana bisa dijual bebas, apalagi pas membaca review dan menemukan adanya tulisan "Hukum" jadi makin ragu, mungkin saya akan beli untuk sekedar mencoba wanginya, beli yang kemasan kecil saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi mas/mbak Aris, keaslian parfum Garuda memang sangat dipertanyakan terlebih lagi garuda indonesia itu tidak menjual parfum tersebut
      website-nya maupun di lapak resminya (JD.ID). Saya juga membeli di toko online hanya sekedar ingin tahu bau-nya, maklum selama ini hanya menggunakan Citilink, Nam Air saja sama Air asia.

      Hapus
  7. Parfum garuda yg di jual itu ada yg asli ada yg kw. Yg asli belilah satu kardus besar. Klo beli ecer bsa jd dah di campur/ itu parfum racikan.
    Nah jual beli parf garuda ini sperti jual beli ransum tni dan polri kan yg gak di jual umum.
    Yg asli buatan mustika ratu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jenis-Jenis Kenduri Dalam Adat Islam Jawa

Apakah menjadi orang Jawa ribet? Pertanyaan yang kadang diucapkan oleh teman-teman dari etnis lainnya. Tampaknya lucu sekali pertanyaanya, tapi inilah bentuk penasaran orang dari etnis di luar Jawa. Kadang saya juga bertanya demikian pada teman dari suku lainnya yang mempunyai aturan adat cukup rumit ataupun mempunyai upacara-upacara kebudayaan yang cukup rumit. Bagi saya pertanyaan tersebut merupakan sebuah rasa penasaran dan kekaguman orang terhadap budaya yang belum pernah mereka rasakan. 
Menyikapi sebuah adat budaya seharusnya tidaklah menyangkal dengan pengakuan mana yang terbaik mana yang terburuk ataupun pernyataan negativ terhadap budaya suku tertentu, ini akan menyebabkan luka yang mendalam dan bahkan akan menjadi bibit permusuhan hingga timbulnya perpecahan. Demi menanggulagi hal-hal yang menghancurkan hubungan suatu suku perlu ada pengenalan budaya kepada etnis yang lainnya. Dengan pengenalan ini diharapkan akan memberikan pengertian yang mendalam dari kelompok etnis tert…

Pernah Gudikan (Scabies)

Pernah dapat kutukan?! Entah kutukan dari siapa juga! Kutukan paling tidak dibayangkan dengan suatu keadaan yang tidak baik terutama kulit yang menjadi rusak, bentol-bentol ataupun bernanah dan lainnya. Biasanya gambaran kutukan di sintron Indonesia seperti itu. Entah kenapa kutukan selalu menjurus ke penyakit kulit. Mungkinkah karena kulit yang langsung nampak di mata sehingga orang yang terkena "kutukan" akan dihindari orang lain?! Bisa jadi.
Bagi saya dan manusia lainnya mungkin sepakat dengan apa yang saya pikirkan bahwa kulit merupakan komponen kepercayaan diri seseorang. Kepercayaan seseorang akan mundur ataupun turun ketika mendapatkan kulitnya bopeng, belang, ada jamurnya, bentol-bentol, gudikan, bekas jerawat ataupun cacar terutama di bagian muka, lengan, dan kaki yang bisa dilihat langsung oleh orang lain. Keadaan seperti itu sungguh sangat menyiksa batin! Contoh kasus beberapa hari belakang saya mendapatkan kutukan dari kutu kupret yang bernama keren Sarcoptes Sc…