Langsung ke konten utama

Trilogi Resital Oleh Ibn Sina

QSL Card KBS World Radio - November 2019

KBS World Radio adalah salah satu radio propaganda Korea Selatan kepada masyarakat dunia khususnya negara-negara yang menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, Vietnam, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, Mandarin, Arab, Spanyol, dan Russia. Kesemua seksi bahasa bisa didengarkan melalui gelombang pendek, podcast, dan radio afiliasi di negara-negara tertentu.

Pada umumnya KBS menyiarkan satu jam saja untuk programa, sementara selanjutnya akan disiarkan ulang tiga sampai lima kali. Untuk siaran podcast selalu disiarkan setiap jam. Selain menyediakan konten radio KBS World Radio juga menyuguhkan konten video dalam kanal YouTube.

100th Spring Bloom of Peace

Mengenai kartu QSL KBS World Radio selalu memproduksi setiap tahun-nya. Barangkali managemen yang sudah berganti mengakibatkan fungsi kartu QSL tidak tepat guna, sekarang KBS World Radio hanya memberikan kartu QSL kepada para pemenang kuis di acara interaktif. Sementara laporan penyiar sudah tidak dibalas dengan kartu QSL lagi. Produksi kartu QSL juga sepertinya setahun sekali, berbeda pada tahun-tahun sebelumnya yang diproduksi setiap bulan sekali (12 kali produksi selama setahun).

Penggunaan kartu QSL yang tidak tepat guna ini tentunya akan sangat mengecewakan bagi para monitor gelombang pendek. Namun ada beruntungnya juga karena KBS World Radio masih memproduksi QSL tersebut. Untuk memperoleh kartu QSL juga tidak selalu gampang, sebagai contoh saat saya kembali memonitor KBS World Radio setelah vakum lima tahun, waktu itu saya rutin kirim laporan penerimaan siaran. Namun laporan penerimaan siaran itu tidak dibalas dengan kartu QSL, sementara saat saya memenangi kuis atau sayembara selalu ada kartu QSL yang tidak pernah ditulis.

Kartu Verifikasi yang tidak di-isi

Hari kemarin (26/11) mendapatkan cendramata KBS World Radio hasil dari survey kepuasan pendengar yang dilaksanakan tiga bulan sebelumnya. Beruntung saya terpilih untuk mendapatkan hadiah, tentu saja dalam sebungkus amplop kuning besar terdapat tempat kartu QSL, satu bulletin dan satu surat pernyataan menang. 

Pada gambar pertama QSL bertemakan peringatan 100 Tahun Musim Semi Perdamaian. Ada pun keterangan kartunya: "Di tahun 2019 ini, Korea menandai peringatan 100 Tahun Hari Gerakan Kemerdekaan 1 Maret. Ini juga menandai 100 tahun sejak Pemerintah Sementara Korea didirikan di pengasingan. Dalam rangka memperingati perjuangan rakyat Korea meraih kemerdekaan dari penjajahan kolonial Jepang, Korean Broadcasting System (KBS) membuat sebuah emblem dan telah menggunakannya dalam berbagai program dan acara. Di dalam emblem tersebut terdapat gambar Taeguk, simbol di tengah bendera Korea Selatan yang melambangkan Gerakan Nasional Korea melawan kolonialisme, sementara gambar ranting, bunga-bunga, dan kupu-kupu di sekitar gambar Taeguk melambangkan mekarnya perdamaian".

Kim Jong Un memasuki wilayah Korea Selatan pertama kali ditemani Presiden Moon Jae In

QSL kedua bergambar Presiden Moon Je Inn dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada keterangan kartunya: "KTT antar Korea di Rumah Perdamaian desa gencatan senjata Panmunjeom pada tanggal 27 April 2018. KTT tersebut berhasil dilaksanakan dalam kurun waktu 11 tahun dari dua pertemuan sebelumnya, KTT tahun 2000, KTT tahun 2007. Ini menjadi momen bersejarah bagi pemimpin tertinggi Korea Utara untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di wilayah Korea Selatan. "Deklarasi Panmunjeom untuk Perdamaian, kemakmuran dan Unifikasi Semenanjung Korea" yang ditandatangani oleh presiden Moon Jae In dan Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un membuat cita-cita denuklirisasi Semenanjung Korea, sehingga mendapat perhatian dari seluruh dunia".

Gelombang Korea

Dua QSL selanjutnya bertemakan layanan atau slogan KBS World Radio, kartu pertama bergambar gelombang dengan tulisan "Windows to Korea" dengan keterangan:  KBS World Radio dengan Gelombang Konten Korea "Logo baru KBS World Radio menampilkan gelombang besar, yang melambangkan penyebaran budaya Korea di seluruh dunia yang sering disebut dengan 'Gelombang Korea'. Gelombang berwarna ungu melambangkan janji kami untuk membawa berbagai program kreatif kepada para pendengar kami karena warna sering kali dikaitkan dengan kreatifitas".

20 tahun layanan internet KBS World Radio

Gambar QSL ke-dua spesial memperingati 20 tahun layanan internet KBS World Radio, gambar QSL berupa halaman telpon genggam dan laptop yang sedang membuka halaman website KBS World Radio. Berikut keterangan kartunya: "Layanan internet KBS World Radio (http://world.kbs.co.kr) telah menyambut tahun ke-20 sejak mengawali layanan-nya pada tanggal 3 November 1997 untuk lebih mengaktifkan komunikasi dengan pendengar dalam lingkungan media yang cepat berubah. Ada cara lain untuk mendengarkan KBS World Radio dimanapun Anda berada! KBS World Radio selalu di sisi Anda!".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.  

Toponimi - Asal Usul Nama Tempat di Jawa Barat oleh T Bachtiar

Setiap hal mempunyai jalur ilmunya tersendiri termasuk nama tempat. Ilmu mengenai nama tempat disebut juga Toponimi, suatu hal yang baru bagi saya dewasa ini. T Bachtiar membawa saya untuk mengenal lebih lanjut apa itu Toponimi baik dari segi ilmuan, pengetahuan tentang nama-nama tempat di Jawa Barat juga pada hal hal yang sebelumnya ‘gelap’. Mendapatkan buku Toponimi adalah kecelakaan keuangan terindah tahun ini, di mana saya sudah memutuskan ‘sumpah palapa’  untuk tidak membelanjakan uang pada buku-buku baru. Lewat enam bulan tahun 2025 berjalan, buku-buku bertumpuk dalam belasan jilid dengan nilai melebihi 3.000.000 Rupiah Indonesia. Orang bilang kalap, parahnya setelah ‘sumpah palapa’ membeli 3 judul buku lagi diantaranya Toponimi.  Ada keistimewaan tersendiri pada buku yang dibeli kali ini, tanda tangan penulis. Belum pernah saya mendapatkan tanda tangan dari penulisnya langsung. Aaaaaa!!! kegirangan ini meluap melebihi sungai Nil dengan potongan harga sampai Rp 96.500 de...