Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid 2

Kartu Ucapan Tahun Baru 2021 dari NHK Radio Japan

Jepang adalah negara yang mempunyai kreativitas tanpa batas, segalanya menjadi unik dan menjadi ciri khas negara tersebut. Kebiasaan sederhana nan unik seperti membuat lipatan kertas origami, membuat dan mengirimkan kartu ucapan menjadi sebuah ciri khas. Kini saya mendapatkan kartu ucapan tahun baru 2021 dari NHK World Radio Japan, kartu tersebut datang melalui Pos Indonesia yang sudah lumayan lancar perjalanannya dengan Pos Jepang.

Kartu ini berbentuk persegi, berstempel pos merah dengan tulisan Nippon dan angka 90 yang ditengarai sebagai nominal perangko 90 ¥. Cap posnya termasuk unik karena bergambar citra dari negara Jepang: gunung Fuji yang bersalju dan bunga sakura mekar. 

Muka kartu ucapan bergambar gunung, matahari terbit dan sakura yang sedang luruh, nampak cantik sekali. Di sisi bawah terdapat tulisan NHK World - Japan 2021. Gambar tersebut seakan-akan sebuah citra harapan cerah dan indah untuk tahun 2021, betapa lelahnya tahun 2020 untuk mempertahankan kehidupan manusia di muka bumi. Tahun baru ini membawa harapan baru untuk segera pulih dan sehat kembali.

Bagian inti kartu ucapan ini bergambar semua ikon khas Jepang mulai dari gedung-gedung, kuil, patung Buddha dan gunung. Semua berjajar membentuk barisan seperti kipas tradisional. Terdapat tulisan Season Greetings and Best Wishes for 2021.

Bagian belakang hanya berupa logo NHK, slogan baru NHK 'Widening Horizon's' Dan kode QR. Sederhana sekali untuk sebuah kartu, namun kesan sederhana ini terasa istimewa terlebih kreativitas mereka dalam membuat sebuah kartu dan mengirimkannya ke para pendengar setia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.