Langsung ke konten utama

Trilogi Resital Oleh Ibn Sina

Budaya Merokok di Jawa

Sesudah Sunat (Khitan)
Masih teringat saat habis disunat, dulu disodorkan satu bungkus rokok kretek. Aku yang belum tahu caranya menghirup asap tembakau itu kelimpungan, dan batuk sejadi-jadinya. Saya pikir tradisi ini adalah sebagai "tanda kedewasaan" dengan lambang merokok. Orang tua Jawa biasanya memboleh merokok kepada anaknya, asalkan sudah bekerja sendiri ataupun sudah dewasa.

Kenduri
Wajib bagi penyelenggara kenduri baik slametan pernikahan, khitan ataupun yang lainnya, tahlilan orang meninggal juga wajib adanya rokok. Biasanya tiap tamu undangan diberikan satu sampai dua batang rokok, sementara untuk kiyai atau orang yang memimpin doa diberi satu bungkus.
 

Pesta Pernikahan
Orang yang membantu proses acara pernikahan akan diberikan satu bungkus rokok setiap sesi. Baik untuk yang bertugas di dapur maupun penyambut tamu.

Sesajen
Tanpa rokok kekuatan gaib akan marah jika tidak menyajikan rokok, berbagai sesaji baik di Jawa, Bali ataupun pulau lainnya selalu menyertakan rokok, baik satu batang maupun satu bungkus.

Undangan Acara Pernikahan atau Sunatan
Di tempat saya ada undangan dalam bentuk satu bungkus rokok. 

Upah 
Saat kita terkilir atau pegal-pegal memanggil tukan pijat, nah sebagai penghargaan biasanya tukang pijat diberikan satu bungkus rokok sebagai upah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.  

Toponimi - Asal Usul Nama Tempat di Jawa Barat oleh T Bachtiar

Setiap hal mempunyai jalur ilmunya tersendiri termasuk nama tempat. Ilmu mengenai nama tempat disebut juga Toponimi, suatu hal yang baru bagi saya dewasa ini. T Bachtiar membawa saya untuk mengenal lebih lanjut apa itu Toponimi baik dari segi ilmuan, pengetahuan tentang nama-nama tempat di Jawa Barat juga pada hal hal yang sebelumnya ‘gelap’. Mendapatkan buku Toponimi adalah kecelakaan keuangan terindah tahun ini, di mana saya sudah memutuskan ‘sumpah palapa’  untuk tidak membelanjakan uang pada buku-buku baru. Lewat enam bulan tahun 2025 berjalan, buku-buku bertumpuk dalam belasan jilid dengan nilai melebihi 3.000.000 Rupiah Indonesia. Orang bilang kalap, parahnya setelah ‘sumpah palapa’ membeli 3 judul buku lagi diantaranya Toponimi.  Ada keistimewaan tersendiri pada buku yang dibeli kali ini, tanda tangan penulis. Belum pernah saya mendapatkan tanda tangan dari penulisnya langsung. Aaaaaa!!! kegirangan ini meluap melebihi sungai Nil dengan potongan harga sampai Rp 96.500 de...