Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

ARIRANG : The Name Of Korean Vol. 4

Kulit Depan
Korea!! Ya saya terkena demam Korea saat itu (2004-2009), KBS World Radio telah mempengaruhi saya dalam menikmati keindahan budaya Korea. Setidaknya 2 jam sehari saya selalu mendengarkan radio dari Korea Selatan tersebut. Walaupun signal tidak terlalu bagus di gelombang pendek (Short wave radio) dengan senang hati saya selalu mendengarkannya.

Sekitar tahun 2015 saya mendapatkan sebuah kaset berjudul ARIRANG dari KBS World Radio sebagai hadiah kuis yang saya ikuti. Wah beruntung sekali saya!! Kaset ini berisikan sebuah lagu nasional atau juga legenda Korea. Mungkin sama dengan lagu Sari Galin di wilayah Turki, Azerbaijan dan negara Kaukasia lainnya. Berbagai gubahan tentang Arirang tersedia dalam 10 bentuk/jenis musik yang berbeda. Mulai dari instrumen klasik Korea hingga pop Korea. Sungguh persembahan yang luar biasa.

Dari muka album bertuliskan huruf Hangul dan huruf Romawi "ARIRANG", selain tulisan yang mencolok juta terdapat foto dari para penyanyi yang mempersembahkan lagu Arirangnya. Di dalam album terdapat sebuah buku kecil yang menyatu dengan kulit album. Buku itu berisikan lirik-lirik lagu Arirang, foto penyanyi, foto komposer, dan tanda tangan penyanyi. Menarik!

Kulit Belakang
Siapa saja yang ada dalam album ini? Berikut daftar penyanyi dan judul lagunya:
1. Kim Young Im & Lee Ji Soo, Jeogseon Arirang.
2. Cho Yong Pil & Lee Honey, Arirang in Dream.
3. Shin Young Ok & Yi Ji Young, New Arirang.
4. SECRET & Min Eui Sik, Ari Arirang.
5. Lee Ji Soo & Lee Young Koo, Miryang Arirang.
6. Poppin Hyun Joon & Park Ae Ri, Dear Arirang.
7. Jung Sung Ha & Kwak Tai Kyu, Arirang.
8. Woong San & Ccotybel, Sangju Arirang.
9. Yang Bang Ean & Chang Jae Hyo, Arirang Harmony.
10. Nam Kyung Eup & Nam Kyung Joo & Nam Sang Il, Arirang in Peace.

Dari sekian daftar lagu yang paling saya suka adalah nomor satu karena sangat klasik Korea. Saat mendengarkan waktu malam, saya sampai dituduh mendengarkan mantra-mantra. Memang sih seperti nada-nada dalam pembacaan ayat suci agama Hindu.

Demikian lah ringkasan kaset yang saya dapatkan dari hadiah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.