Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

QSL: Radio Taiwan Internasional - Oktober 2022

Tahun 2022 sudah berlalu, kini sudah mendekati Februari 2023 kartu QSL RTI masih terkirim dengan edisi 2022. Edisi yang dikirim kali ini untuk bulan Oktober 2022. Sebelumnya bergambar gedung dan segala mengenai perkotaan, kali ini ada hal yang berbeda yakni bergambar tanaman padi, jerami dan suasana pedesaan.

Gambar tersebut sepertinya diambil dan terinspirasi oleh keadaan alam di West Central District di Tainan. Diketahui bahwa penduduk Tainan mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, adapun pertanian unggulannya seperti mangga, jagung, melon, jeruk bali, anggrek, biji bunga teratai dan lain sebaginya.
Kota Tainan yang sekarang adalah hasil penggabungan dari Kota Tainan dan Kabupaten Tainan menjadi munisipalitas setingkat provinsi pada tanggal 25 Desember 2010. Penggabungan ini berdasarkan keputusan Eksekutif Yuan pada tanggal 29 Juni 2009 yang juga menetapkan keputusan penggabungan Kota Taichung dan Kabupaten Taichung, Kota Kaohsiung dan Kabupaten Kaohsiung serta penaikan status Kabupaten Taipei menjadi daerah administrasi setingkat provinsi.*Sumber Wikipedia.

Setelah penggabungan ini, kota Tainan menjadi kota terbesar peringkat keenam di Taiwan dalam hal populasi, setelah New Taipei, Kaoshiung, Taichung, Taipei dan Taoyuan.*Sumber Wikipedia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.