Langsung ke konten utama

Trilogi Resital Oleh Ibn Sina

Kumpulan Kisah Nyata Pantangan Berzina (Jilid Lengkap)

Membaca buku religius agama orang lain bukan sebuah pengkhianatan pada sebuah perjanjian dengan Tuhan, melainkan pembelajaran yang berarti bagi rohani dan sistem sosial. Dengan membaca buku religius agama Buddha saya mendapatkan banyak manfaat bukan saja soal pengetahuan yang menyebabkan rasa toleransi, namun juga membawa saya pada pemahaman akan kesucian ajaran yang sebenarnya tidak jauh beda dengan ajaran-ajaran lainnya.

Kali ini sayang mendapatkan buku gratis dari toko online di Tokopedia, beliau berjualan sandal. Singkat cerita saya membeli sandal Swallow di tokonya, saat pesanan sudah datang saya kembali mengubek-ubek etalase tokonya. Nah di situlah saya melihat buku yang berharga 100 rupiah, tertarik dong! Akhirnya saya membeli sandal lagi dengan uang terbatas. Sayang saat check out buku tersebut tidak bisa diikutsertakan karena beda toko, buku dari tokonya, sementara sandal dikirim dari Toko Cabang. Dengan sangat menyesal saya mengulangi lagi dengan membeli sandal baru.

Dengan membeli tiga sandal akhirnya mendapat buku gratis, sebuah alur cerita yang membuat saya gemes. Padahal aslinya bukunya gratis! 

Buku religius ini berjudul Kumpulan Kisah Nyata Pantangan Berzina (Jilid Lengkap), penulisnya tidak diketahui oleh siapa, hanya tertulis penerjemah oleh Min Ju. Buku ini dialih bahasakan oleh Min Ju pada tanggal 25 Desember 1999. Buku ini tercipta untuk sebuah kemuliaan agar manusia tidak terjerumus oleh gairahnya. Penerbit dan nomor ISBN tidak diketahui, hanya tertera nomor WhatsApp sebagai kontak untuk donasi penerbitan buku kembali.

Terdapat empat belas bab yang tersedia. Awal halaman terdapat wejangan dari Buddha Hidup Ci Kung, selanjutnya ada kata pendahuluan oleh anonim. Semua bab berhubungan dengan pantangan berzinah, setiap bab-nya ada kekhususan berpantang zina sebagai contoh pantangan berzina untuk janda, kaum pembina, istri dan yang lainnya. Selain pantangan dari setiap manusia juga ada pantangan berperilaku bicara kotor atau senang membaca atau melihat hal-hal porno.

Semua bab mengandung cerita-cerita tentang orang yang sukses menjaga kehormatannya dari nafsu birahi dan juga orang yang terjerbab oleh nafsunya. Agama Buddha merupakan agama yang percaya pada sebuah karma, jadi semua cerita pasti mempunyai sebab akibat yang diterima. Berbagi bentuk karma kehidupan bisa ditemukan.

Berikut link pembelian atau permintaan buku, tips untuk menghemat biaya ongkos kirim. Belilah sandal sesuai ukuran selanjutnya tulis di kolom deskripsi "Mohon dikirimi buku religius agama Buddha". 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.  

Toponimi - Asal Usul Nama Tempat di Jawa Barat oleh T Bachtiar

Setiap hal mempunyai jalur ilmunya tersendiri termasuk nama tempat. Ilmu mengenai nama tempat disebut juga Toponimi, suatu hal yang baru bagi saya dewasa ini. T Bachtiar membawa saya untuk mengenal lebih lanjut apa itu Toponimi baik dari segi ilmuan, pengetahuan tentang nama-nama tempat di Jawa Barat juga pada hal hal yang sebelumnya ‘gelap’. Mendapatkan buku Toponimi adalah kecelakaan keuangan terindah tahun ini, di mana saya sudah memutuskan ‘sumpah palapa’  untuk tidak membelanjakan uang pada buku-buku baru. Lewat enam bulan tahun 2025 berjalan, buku-buku bertumpuk dalam belasan jilid dengan nilai melebihi 3.000.000 Rupiah Indonesia. Orang bilang kalap, parahnya setelah ‘sumpah palapa’ membeli 3 judul buku lagi diantaranya Toponimi.  Ada keistimewaan tersendiri pada buku yang dibeli kali ini, tanda tangan penulis. Belum pernah saya mendapatkan tanda tangan dari penulisnya langsung. Aaaaaa!!! kegirangan ini meluap melebihi sungai Nil dengan potongan harga sampai Rp 96.500 de...