Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

Review Sabun Natural Bath Studio

Saya mendapatkan sabun natural ini dari Kak Maria adi Taiwan yang sudah pesan melalui Tokopedia sebelumnya. Di sini saya juga ingin mengucapkan terima banyak atas hadiah yang kak Maria berikan. Sabun natural (alami) dibuat dengan bahan-bahan alami yang diambil dari alam langsung sehingga aman bagi lingkungan dan kulit Anda.

Diintip dari halaman lapaknya di Tokopedia sabun ini dijual satu batangnya sekitar Rp 20.000 dengan sediaan sabun batangan yang bermacam warna dan aroma. Saya sendiri mendapatkan lima batang sabun dengan wangi vanilla, kopi, dan wangi alam lainnya. Bentuk batangan dari sabun ini berbentuk segi empat, jika dibandingkan dengan sabun biasa, ukurannya termasuk kecil. 

Sabun ini bisa digunakan untuk badan dan wajah. Namun untuk wajah perlu hati-hati, takutnya tidak cocok wajah akan semakin rusak. Setelah habis satu batang sabun ada perbedaan yang terjadi yakni kulit menjadi cerah dan lembab. Untuk ketahanan wangi sekitar satu sampai dua saja, selanjutnya wangi tidak terlalu tercium. Jangan khawatir sabun ini banyak juga busanya, tinggal gosok saja yang lama busa akan muncul semakin banyak.

Sabun ini cocok untuk relaksasi saat stres melanda, wangi dari alam akan membawa sensasi yang menyegarkan bagi otak. Sila dicoba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.