Langsung ke konten utama

Hutan Lindung Gunung Gegerbentang Pamarican dan Refleksi Diri

KENANGAN: CVC Radio (Radio Kristen Australia)

Ora nengapa wong Islam ngrungokna radio kristen asal aja terpengaruh akidah alias ketuhananè. Lumayan seneng nek ngrungokna radio CVC gue soalè lagu - lagunè bener - bener lewih fresh pernah ana groups musik sing ngeluarna album wulan agustus ternyata CVC wis nduwéni kaset resmi kang studio musik gue kan luar biasa banget. 

Biasané Enyong ngrungokna CVC Radio sekitar jam 1-3 awan acara musik sing gemien digawa nang Indi sing swaranè Keceh banget!!  Bar lewih kang setaun ganti penyiar dadhi mbak Fira. Sing menarik kang CVC nek jere aku sih acara musik sing lewih fresh karo lewih urip. Enyong pernah ulih hadiah kang CVC wektu kae pernah ulih radio digital sing gemien memang bener - bener larang (siki esih larang uga), selain radio digital aku uga ulih kaos,  kalender lan foto kopi idiom bahasa inggris. Lumayan ulih kenang - kenangan sing luar biasa.

Ora akeh surat karo email sing nang aku tek kirimna meng radio gue soalè aku mandan kurang tertarik uga karena ora ana masalah atawa pandangan politik,  budaya lan pandangan - pandangan liannè sing akeh kur pandangan kemanusiaan lan agama kristen. 

Penyiar sing esih inget jenengané kur Indi,  Victor thok sing liannè wis pada ilang kang ingetan saking suwenè ora ngrungokna maning. Pas kuliah taun 2010 CVC Radio tutup siaran ora apal apa sebab lan alasan tutup siaran tapi pas dibukak websiteè dadhi mlebu meng lian website tapi jere esih segroup.
Gambar penyiar CVC nang tanggalan

Komentar

Mahmud mengatakan…
Radio ini sudah tutup ya
Waluyo Ibn Dischman mengatakan…
Udah tutup lama banget Pak. Sekarang hanya Radio Advent saja untuk penyiaran keagamaan.
Unknown mengatakan…
Cvc radio saya dengar dari makassar lewat siaran radio sw atau mw klau gk salah pernah menang kuis di kirimin pena dan stiker penanya di ambil bapak stiker saya tempel di radio yg entah kemana
Yan qs mengatakan…
Ada kak Novi indra,kak indi,kak jojo,kak sari,dll.
Dan dulu ada acara "kenalan".
Di situ banyak group dan taman teman dari indo,ada sobatku ANIS BM,
FATMA FIN,NOKNENY,ADA YANA(ADRIYANA DAIDA DAMARERO),
ada Hety Bojonegoro,Aldo dll
Dan dari radio ini aq mendapat kenalan,yang akhirnya menjadi jodohku,yaitu (Nurasinta)
Sayang takdir berkata lain,Tuhan telah memanggil istri tersayang untuk selama lamanya.
Dan saya sendiri SIGIT ANTO.
salam buat semuanya..

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.  

Menegang dan Mengeras Oleh Nyai Gowok

Ah...sialan! Padahal aku sudah kenal buku ini sejak Jakarta Islamic Book Fair tahun 2014 lalu! Menyesal-menyesal gak beli saat itu, kupikir buku itu akan sehambar novel-novel dijual murah. Ternyata aku salah, kenapa mesti sekarang untuk meneggang dan mengeras bersama Nyai Gowok . Dari cover buku saya sedikit kenal dengan buku tersebut, bang terpampang di Gramedia , Gunung Agung , lapak buku di Blok M dan masih banyak tempat lainnya termasuk di Jakarta Islamic Book Fair. Kala itu aku lebih memilih Juragan Teh milik Hella S Hasse dan beberapa buku agama, yah begitulah segala sesuatu memerlukan waktu yang tepat agar maknyus dengan enak. Judul Nyai Gowok dan segala isinya saya peroleh dari podcast favorit ( Kepo Buku ) dengan pembawa acara Bang Rame , Steven dan Mas Toto . Dari podcast mereka saya menjadi tahu Nyai Gowok dan isi alur cerita yang membuat beberapa organ aktif menjadi keras dan tegang, ah begitulah Nyi Gowok. Jujur saja ini novel kamasutra pertama yang saya baca, sebelumn...