Langsung ke konten utama

Trilogi Resital Oleh Ibn Sina

Kartu Monitor Tetap KBS World Radio

Kali kedua saya menjadi anggota atau monitor resmi Radio Korea Internasional (RKI) KBS World Radio semenjak tahun 2009 yang terhenti karena sibuknya kuliah. Senang rasanya bisa menjadi monitor tetap, terlebih lagi ada souvenir khas negara tersebut yang diberikan sebagai 'upah' mendengarkan dan melaporkan.

Setiap stasiun radio memberikan penghargaan berupa kartu ataupun piagam, semisal KBS World Radio memberikan kartu semacam kartu SIM ataupun ATM di dalamnya terdapat keterangan monitor tetap dan nama dari monitor tetap itu. Kalau dipikirake fungsi dari kartu tersebut buat apa ya? Andai di dalamnya ada duit atau bebas kirim laporan melalui Pos Indonesia. Ah sayang sekali ra ono guna! Tapi yang pasti saya menghargai apa yang diberikan KBS World Radio pada segenap pendengar setianya.

Saban tahun kartu ini diberikan kepada monitor tetap, gambar kartu pun selalu berubah. Rasanya seperti ganti kartu debut saban lima tahun sekali. Seneng kan rasanya kalau kartu debit baru dengan gambar yang cakep juga. Ya sama tentunya saat mendapatkan kartu monitor tetap ini, walaupun gak ada duitnya.


Dulu semasa zaman surat analog masih hal penting di Indonesia ataupun sebagian dunia lainnya, para monitor tetap diberikan stiker atau label untuk pengiriman gratis ke Korea Selatan. Bagiku dulu adalah penghargaan tertinggi, bayangkan setiap melaporkan harus beli perangko minimal 10.000 rupiah agar bisa nyampe di Seoul, Korea Selatan sana. Nah, berhubung dunia ini penuh jaringan internet, maka stiker itu sudah tiada lagi.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.  

Toponimi - Asal Usul Nama Tempat di Jawa Barat oleh T Bachtiar

Setiap hal mempunyai jalur ilmunya tersendiri termasuk nama tempat. Ilmu mengenai nama tempat disebut juga Toponimi, suatu hal yang baru bagi saya dewasa ini. T Bachtiar membawa saya untuk mengenal lebih lanjut apa itu Toponimi baik dari segi ilmuan, pengetahuan tentang nama-nama tempat di Jawa Barat juga pada hal hal yang sebelumnya ‘gelap’. Mendapatkan buku Toponimi adalah kecelakaan keuangan terindah tahun ini, di mana saya sudah memutuskan ‘sumpah palapa’  untuk tidak membelanjakan uang pada buku-buku baru. Lewat enam bulan tahun 2025 berjalan, buku-buku bertumpuk dalam belasan jilid dengan nilai melebihi 3.000.000 Rupiah Indonesia. Orang bilang kalap, parahnya setelah ‘sumpah palapa’ membeli 3 judul buku lagi diantaranya Toponimi.  Ada keistimewaan tersendiri pada buku yang dibeli kali ini, tanda tangan penulis. Belum pernah saya mendapatkan tanda tangan dari penulisnya langsung. Aaaaaa!!! kegirangan ini meluap melebihi sungai Nil dengan potongan harga sampai Rp 96.500 de...