Salah Investasi

Beberapa kali gagal investasi di peternakan kambing yang saya percayakan ke salah satu anggota besar keluarga. Pertama sekali saya menginvestasikan beberapa juta untuk pembelian kambing hingga bertahun-tahun tidak ada kambing yang terbeli dan saya tarik kembali dana itu.

Selang beberapa tahun, saya tertarik kembali untuk mengeluarkan dana saya untuk peternakan kambing. Beberapa juta keluar dari mesin ATM untuk pendanaan investasi yang saya pikir cukup bagus. Dua kambing jawa telah saya beli di pasar Pamarican. Entah salah urus ataupun hal lainnya hingga kedua kambing itu penuh dengan jamur. Kambing terlihat kumal penuh jamur dan kurus. Prihatin!

Solusi untuk kedua kambing itu adalah dijual. Asam rasanya karena gagal dalam hal ini terlebih harga jual yang sangat hancur dari 3,5 juta dua ekor menjadi 600.000 saja. Saya telan dengan tabah dan tetap optimis.

Kembali dengan kambing kembali dan berganti dengan kambing jenis Garut. Sepertinya berjalan lancar tapi hari ini saya merasa sakit hati dengan tidak adanya rumput untuk kedua kambing tersebut. Sedih karena kambing tidak makan. Sama sekali tidak ada makanan untuk kambing!!

Tersadar dengan kasus hari ini, bahwa saya salah memilih investasi yang tepat.

Saya di ujung senja dengan kambing kelaparan, 1 April 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Serapan Bahasa Portugis dalam Bahasa Indonesia

Parfum Garuda Indonesia: Parfum Yang Mempunyai Hukum

KAWERUH BASA: Peribahasa lan Saloka Jawa #27