Terima Kasih Telah Ditilang

Dapat titah dari mbak yu untuk membeli kompor gas dua tungku ke kota. Semua perlengkapan surat-surat kendaraan tak pernah saya lupa terelebih dengan peralatan safety riding wajib sekali. Saya sendiri selalu memakai helm walaupun naik sepeda motor dalam radius 1-2 km saja. Ya nilai kepala lebih mahal daripada nilai tilangan atau motor itu sendiri, dengan alasan tersebut saya selalu memakai helm. Orang kampung selalu mencemooh karena saya selalu memakai helm walaupun pergi ke jarak yang deket, biarlah mereka beragumen tapi saya tetap menghargai kepala saya yang satu ini. 

Peralatan safety riding diwajibkan bagi seluruh pengendara mobil maupun motor, aturan tersebut bukan untuk kepolisian tapi untuk keselamatan diri sendiri, jadi mohon jangan berfikir bahwa memakai helm untuk menghindari tilangan polisi, tapi berfikirlah memakai helm untuk keselamatan diri anda, ingat kepala lebih mahal dari semua harta yang anda miliki.

Sehabis pembayaran untuk membuat prangko prisma di Kantor Pos Pamarican, saya melanjutkan perjalanan ke Banjar untuk membeli barang-barang titah si mbak yu. Perjalanan terhenti di tanjakan Pangasinan, Binangun. Satu kelompok polisi lalulintas menertibkan semua pengendara mobil dan motor yang melintas tak terkecuali saya. Sang polisi yang ganteng khas wajah jawa menghampiri dengan ucapan selamat siang, dia meminta saya untuk menunjukan SIM (Surat Izin Mengemudi) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Semua permintaan polisi saya turuti. Membuka dompet yang sebelumnya di simpan di bagasi motor dan saya serahkan. Polisi ganteng "Mas, anda saya tilang!". Terkaget kenapa saya ditilang?! Polisi menjelaskan bahwa motor saya telat membayar pajak. Wah berpikir lebih dalam dengan ucapan Pak polisi. Kok bisa ya saya tidak mengetahui kapan saya bayar pajak. Ya Tuhan!!! Kali ini baru saya tahu bahwa pajak motor harus dibayar setiap tahun sekali. 

Saya termasuk orang beruntung saat itu karena telah diberi penjelasan yang sangat rinci oleh Pak polisi. Berterimakasih sekali akan perhatian dari polisi tentang pajak maupun hal lainnya. Selain informasi soal pajak, Pak polisi memberi tahu tempat pembayaran pajak dan juga dokumen yang harus dibawa saat membayar pajak. 

Perjalanan kembali saya lanjutkan dan berbelanja. Salaam!

Dalam kamar di tengah hari yang mendung, 7 April 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kata Serapan Bahasa Portugis dalam Bahasa Indonesia

Parfum Garuda Indonesia: Parfum Yang Mempunyai Hukum

KAWERUH BASA: Peribahasa lan Saloka Jawa #27