Langsung ke konten utama

Kisah 1001 Malam Jilid I

Filsafat Puasa: Puasa Dan Hakekat Manusia

Lebih mengenal Allah dengan mengenal diri sendiri

Mumpung kita dalam bulan puasa, mumpung rohani Kita dekat dengan Allah, mumpung ada kelonggaran-kelonggaran Dan kemudahan-kemudahan saat berpuasa, maka kita lanjutkan kajian kita untuk bertafakur, bermuhasabah, dan yang lainnya. Kali ini kita akan membahas bagaimana hubungan aku sebagai manusia dengan Allah, siapa aku, dan apa hubungan-nya dengan alam semesta dan apa hakekat diriku. Ada yang bilang "Barang siapa mengenal dirinya maka dia mengenali Tuhan-nya". 

Jika kita menelusuri hakekat manusia dalam khazanah tradisi filsafat islam akan kita temukan manusia itu dalam pandangan para filosof muslim setidaknya punya tiga hakekat, makna keberadaan yang esensial di muka bumi ini, diantaranya:

1. Manusia adalah tujuan akhir penciptaan, banyak disebut di banyak ayat bahwa Allah menciptakan bagi kita semua yang ada di bumi ini, dulu Allah menciptakan Adam setelah bumi siap untuk dihuni oleh manusia. Dan bahkan nanti ada filsuf yang bernama Ibn Rusyd mengatakan bahwa di antara bukti adanya Tuhan yakni bumi ini begitu cocok dengan kehidupan manusia, alam semestanya begitu pas dengan manusia untuk membangun peradabannya. Secara ilustrasi bisa digambarkan, misalnya: jarak antara matahari dan bumi itu sangat pas sehingga manusia bisa tinggal dengan nyaman, seandainya sedikit lebih dekat atau sedikit lebih jauh mungkin manusia tidak bisa hidup di muka bumi ini. Kalau bumi ini agak dekat sedikit jaraknya dengan matahari, mungkin bumi suhunya akan terlalu panas bagi manusia, bisa jadi manusia tidak bisa hidup, sementara jika sedikit lebih jauh maka bumi akan dingin dan kemungkinan beku. Ada cerita bahwa beberapa juta tahun yang lalu kita kenal ada mahluk yang sangat ganas di bumi yakni dinosaurus dan saat manusia hidup di bumi, mahluk-mahluk ganas itu tidak hidup lagi sehingga manusia aman.

2. Manusia adalah mikro kosmos, dalam bahasa jawa disebut jagat cilik (dunia kecil atau alam semesta yang kecil). Dalam diri manusia ada unsur alam semesta, sehingga alquran menyarankan untuk membaca diri kita sendiri, jika kita membaca diri sendiri sehingga mengenal alam semesta dan Allah. Manusia tumbuh berkembang biak ada unsur nabati, dalam diri manusia juga ada unsur-unsur fisik, unsur mineral, di dalam diri manusia bahkan ada unsur hewan, malaikat, setan, dan lain sebagainya. Oleh karena unsur-unsur tersebut manusia disebut mikro kosmos. Demokritos, seorang filsuf Yunani mengatakan bahwa alam semesta diciptakan dari unsur api, udara, tanah dan udara; uniknya ke-empat unsur itu dimiliki oleh manusia. Dalam manusia ada unsur api (hasrat, hawa nafsu) dan contoh yang lainnya. Manusia juga diberikan keistimewaan berupa akal, budi bahasa, sehingga menjadikan satu-satunya mahluk yang dapat berbicara dan berbahasa. Di luar manusia, mahluk lain tidak berbahasa atau berbicara semua bunyinya sama (diulang-ulang).

3. Cermin Tuhan di muka bumi, dimana manusia mempunyai kualitas ketuhanan wanna fa ho min ruhi "Dan ku tiupkan kepada manusia sebagian dari ruhku" jadi kita mempunyai kualitas spiritual yang merupakan cerminan Tuhan di muka bumi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Sepatu Gunung SNTA

Sepatu SNTA Jika dirunut waktu kira-kira sudah menginjak usia tiga tahun sepatu gunung merek SNTA yang ku beli dari teman satu perusahaan sewaktu masih menjadi kuli di Jakarta Raya. Saya membeli sepatu SNTA bukanlah sebuah pilihan dari hati ataupun penalaran akal, melainkan sebuah pilihan terpaksa dari sebuah ketidaktahuan yang mendalam pada peralatan out door . Bisa dikatakan aku hanya manut saran dari temanku yang sekaligus menjadi penjual dari sepatu yang ku beli.  Berawal dari niat mendaki gunung Semeru pada tahun 2016 lalu, semua tuntutan peralatan out door harus dilunasi oleh sejumlah lembaran merah biru dari dalam dompet. Sepatu gunung, jaket gunung, tongkat, sarung tangan, keril dan sejumlah aksesorir terbayar lunas tanpa berpikir merek, warna, jenis barang. Yang tergambar dalam otakku hanyalah sebuah kepemilikan saja dan berangkat mendaki.  Tidak salah pilihan dari temanku ini membawa manfaat andalan dari merek sepatu SNTA yang saya rasakan dari awal ...

Nama-nama Tai

Sega, beras yang ditanak Apa benar bahasa Jawa itu terlalu 'manut' ke bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris? Tampaknya ada benarnya juga, bahasa Jawa terpengaruh/meminjam banyak kosa kata dari bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Kekurangan kosakata dalam bahasa Jawa memang kebanyakan untuk hal-hal seperti teknologi ataupun hal lainnya. Jangan berkecil hati untuk penutur bahasa Jawa di seluruh dunia! Perlu diingatkan bahasa Jawa mempunyai keunikan tersendiri, misalnya saja untuk belajar bahasa Jawa 'satu paket' atau juga keseluruhan dari bahasa kasar/ngoko, bahasa sedang/madya hingga bahasa halus/kromo, sama saja belajar tiga bahasa!! Bayangkan belajar tiga bahasa, apa gak repot ya?! Itulah keistimewaan bahasa Jawa. Bersyukur! Berbagai keistimewaan bahasa Jawa juga terdapat di istilah-istilah yang sangat detail/spesifik pada suatu beda yang mengalami sebuah perubahan sedikit maupun perubahan besar. Misalnya saja untuk rangkaian nama dari sebuah padi/po...

Istilah-istilah Anak dalam Keluarga Jawa

1. Ontang-anting: anak laki-laki/perempuan tanpa saudara (semata wayang). 2. Uger-uger lawang: dua bersaudara anak laki-laki. 3. Kembang sepasang: dua bersaudara anak perempuan. 4. Kendhana-kendhini: dua anak bersaudara, laki-laki yang tua, perempuan yang muda. 5. Kendhini-kandana: dua anak bersaudara, perempuan yang tua, laki-laki yang muda. 6. Pandhawa: Kelima anak berjenis kelamin laki-laki semua. 7. Ngayoni: Kelima anak berjenis kelamin perempuan semua. 8. Madangka: Lima anak bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. 9. Apil-apil: lima bersaudara, empat orang lelaki dan satu perempuan. Sumber Serat Centhini II - UGM Press.